Kasus yang sering dijadikan
contoh dalam memahami konsep takdir addalah rejeki, jodoh, dan kematian. Inilah yang sering kali merancukan kepahaman
umat Islam dengan konsep nasib.
Menurut konsep nasib - rejeki, jodoh,
dan kematian- adalah ketetapan mutlak sebelum manusia dilahirkan. Karena itu, kita tidak bisa menolaknya atau
mengejarnya.
Rezeki seseorang sudah ditetapkan
oleh Allah, maka apa pun yang terjadi, kita tidak bisa mengubah-ubah perolehan
rezeki kita.
Sehebat apa pun usaha kita untuk
mencari rejeki, kalau Allah sudah mentakdirkan miskin –sebelum kita lahir- maka
miskin juga yang kita dapatkan. Sebaliknya,
kalau Allah sudah mentakdirkan kaya, semalas apapun kita, ya tetap bakal kaya.
+(640x480).jpg)
